Warrior MMA Palembang Ganas di Pentas Scala Internasional, Borong 7 Medali di ADCC Indonesia Open

oleh -27 Dilihat
oleh

PALEMBANG — Nama Warrior MMA Palembang kembali berkibar di pentas grappling internasional. Membawa semangat bertanding dan bendera Warrior MMA, para atlet sukses menunjukkan bahwa talenta asal Sumatera Selatan mampu bersaing dengan para grappler terbaik dari dalam maupun luar negeri.

Dalam ajang Open Turnamen Scala Internasional ADCC Indonesia 2026, Warrior MMA Palembang berhasil membawa pulang tujuh medali, terdiri dari satu emas, 3 perak, dan 3 perunggu.

Hasil tersebut menjadi bukti nyata konsistensi Warrior MMA Palembang dalam membina atlet Brazilian Jiu-Jitsu (BJJ) dan cabang olahraga bela diri lainnya.

Medali emas dipersembahkan oleh M. Aditya Pratama. Tampil solid hingga pertandingan akhir, Aditya berhasil mengamankan kemenangan melalui perolehan poin atas Ady Natanael dari Flow BJJ Indonesia.

Sementara itu, Ryu Edison harus puas membawa pulang medali perak setelah langkahnya terhenti di partai final. Ryu dikalahkan Rafael Benedic dari Club Hardianism.

Namun, perjalanan Ryu menuju final layak mendapat apresiasi. Ia harus melewati persaingan ketat sejak babak perempat final dengan mengalahkan Doyeon Kim dari Korea Selatan. Ryu kemudian kembali tampil impresif di semifinal dengan menundukkan Sandika Aditya dan memastikan tiket ke partai puncak.

Medali perak kedua diraih Daven Yeriel. Ia berhasil melaju hingga final dan sempat mendominasi di awal pertarungan sebelum akhirnya harus mengakui keunggulan atlet dari Warrior MMA HQ Jakarta.

Dan Perak Ketiga di raih

Reytama putra Ratchmat yang sempat tampil impresif di semifinal setelah mengalahkan Favorit Juara Bumi Himara namun di final harus mengakui keunggulan dari Atlet Rival Academy.

Sementara itu, medali perunggu dipersembahkan oleh. Damba Tiandra. Young Ekaa dan Jenni Lim.

Jenni Lim juga menunjukkan perjuangan keras di arena. Langkahnya terhenti di semifinal setelah dikalahkan Anthara Rajan dari India. Meski gagal melaju ke final, Jenni tetap berhasil mengamankan medali perunggu.

Dalam kejuaraan tersebut, Frederick Ongkowidjaja dan Jehan Bastari turut menjalankan tugas sebagai Pelatih dan official tim Warrior MMA Palembang.

Keikutsertaan Warrior MMA Palembang di ajang Scala internasional ini sekaligus mempertegas eksistensi mereka sebagai salah satu camp BJJ yang terus berkembang dan diperhitungkan di Indonesia.

Tujuh medali yang dibawa pulang bukan sekadar angka di papan prestasi. Hasil tersebut menjadi gambaran kerja keras para atlet, pelatih, dan seluruh tim yang berada di belakang perjuangan Warrior MMA Palembang.

Dengan membawa nama Warrior MMA Palembang, para atlet tidak hanya bertarung untuk kemenangan pribadi, tetapi juga membawa nama Palembang dan Sumatera Selatan ke level persaingan yang lebih tinggi.

Warrior MMA Palembang membuktikan: dari Palembang, berani bertarung di level Nasional hingga internasional.

No More Posts Available.

No more pages to load.